Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Februari 2016

Video Sains Quran-Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman








Baca juga 
SPESIALIS PASANG ANTENA PARABOLA, CCTV & PENANGKAL PETIR JABODETABEK

Parabola CCTV Penangkal Petir-Jasa Pasang Iklan Pamulang


Incoming Search Terms: Video Sains Quran-Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman, Jasa Pasang Iklan Pamulang  
=== oOo ===


                    
BACA SELENGKAPNYA - Video Sains Quran-Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman

Penghulu Istighfar



~ Yuk Amalkan dan Bagikan! ~
Dari Syaddad bin Aus Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , "Sesungguhnya Istighfâr yang paling baik adalah seseorang hamba mengucapkan :
ALLAHUMMA ANTA RABBII LÂ ILÂHA ILLÂ ANTA KHALAQTANII WA ANA 'ABDUKA WA ANA 'ALA 'AHDIKA WA WA'DIKA MASTATHA'TU. A'ÛDZU BIKA MIN SYARRI MÂ SHANA'TU, ABÛ`U LAKA BINI'MATIKA 'ALAYYA WA ABÛ`U BIDZANBII FAGHFIRLÎ FA INNAHU LÂ YAGHFIRUDZ DZUNÛBA ILLÂ ANTA.
(Ya Allâh, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau).
(Beliau bersabda) “Barangsiapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga.
Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh:
1. Imam al-Bukhari dalam shahîhnya (no. 6306, 6323) dan al-Adabul Mufrad (no. 617, 620)
2. Imam an-Nasâ-i (VIII/279), as-Sunanul Kubra (no. 9763, 10225), dan dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah (no. 19, 468, dan 587)
3. Imam Ibnu Hibbân (no. 928-929-at-Ta’lîqâtul Hisân ‘ala Shahih Ibni Hibbân)
4. Imam ath-Thabarani dalam al-Mu’jamul Kabîr (no. 7172), al-Mu’jamul Ausath (no. 1018), dan dalam kitab ad-Du’aa (no. 312-313)
5. al-Hâkim (II/458)
6. Imam Ahmad dalam musnadnya (IV/122, 124-125)
7. Imam al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah (no. 1308), dan lainnya dari Shahabat Syaddad bin Aus Radhiyallahu anhu.
Semoga kita bisa rutin dan dimudahkan untuk terus mengamalkannya. Aamiin.
-Mari terus berbagi KEBAIKAN- 
Bagikan/Share, Semoga menjadi KEBAIKAN Anda. Aamiin.
Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1
(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)
Subhanallah
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari - hari. Aamiin
(Cantumkan jika ada doa khusus agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin

Sumber: Nanang Raihan


Baca juga 
SPESIALIS PASANG ANTENA PARABOLA, CCTV & PENANGKAL PETIR JABODETABEK

Parabola CCTV Penangkal Petir-Jasa Pasang Iklan Pamulang



Incoming Search Terms: Penghulu Istighfar, Jasa Pasang Iklan Pamulang  
=== oOo ===

                    
BACA SELENGKAPNYA - Penghulu Istighfar

Jika Meninggal Setelah Baca Ini Maka Masuk Surga



JIKA MENINGGAL SETELAH BACA INI, MAKA MASUK SURGA
Selain Rasulullah, tak ada manusia yang bebas dari dosa dan kesalahan. Bahkan dalam tiap detik di pagi, siang, sore dan malam, manusia senantiasa dalam gelimang salah dan dosa; baik besar maupun kecil, sengaja ataupun tidak.
Jika dosa berbau, niscaya tak ada orang yang bersedia berada di dekat kita; sebab mereka akan terganggu dengan bau busuknya. Bahkan dosa-dosa yang menumpuk saban hari; bisa lebih banyak dari butiran pasir, bisa lebih melimpah dari buih di lautan, atau lebih banyak jumlahnya dari bintang gemintang di langit.
Nabi yang mulia perangainya telah menyampaikan nasihat kepada kita. Bahwa dosa ibarat noda hitam. Semakin banyak dosa yang dilakukan, maka titik hitamnya pun akan semakin melimpah; bahkan bisa menutupi hati.
Beruntungnya, sebagaimana termaktub dalam riwayat yang sama, ada mekanisme meminta ampun dari dosa. Ialah istighfar. Maka tatkala seseorang mengucapkan istighfar, titik hitam dalam hatinya akan dihapus dengan titik putih.
Semakin banyak istighfar yang didzikirkan, dilanjutkan dengan perbanyak amal shaleh, kemudian berkomitmen untuk tidak mengulanginya, maka titik putih akan semakin banyak dan bisa mengalahkan jumlah titik hitam dosa dalam hati seseorang.
Istighfar yang merupakan syariat suci untuk meminta ampun atas dosa dan kesalahan seorang hamba ini juga diperintahkan setiap kali usai melakukan sebuah ibadah. Baik setelah melakukan shalat sebagaimana disebutkan dalam Shahih Bukhari-Muslim,bahkan disebutkan dalam al-Qur’an seusai penyebutan syariat ibadah Haji. (Qs. al-Baqarah [2]: 199)
Pun, kalimat yang mulia ini, dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam untuk diucapkan pada siang dan malam hari. Bagi siapa yang mengucapkannya (di siang maupun malam) kemudian ia meninggal, maka janji Nabi sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Mardawaih, “Maka ia masuk surga.”
“Sayyidul istighfar (Penghulu istighfar) adalah ucapan, ‘Allahumma anta Rabbii. Laa ilaha illa anta. Kholaqtanii, wa ana ‘abduka. Wa ana ‘ala ‘ahdika wawa’dika mastatho’tu. A’udzubika min syarri ma shona’tu. Abu’u laka bini’matika ‘alayya. Wa abu’u bidzanbii, faghfirli. Fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.
(Ya Allah, Engkaulah Rabbku. Tiada Ilah yang hak kecuali Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah Hamba-Mu, dan aku senantiasa memegang teguh janji-Mu sekuat tenagaku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah kuperbuat. Aku mengakui anugerah nikmat-Mu bagi diriku dan aku juga mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.’”
Pungkas Rasulullah sebagaimaa dikutip oleh al-Hafizh Ibnu Katsir dalam Tafsirnya, “Barang siapa mengucapkannya pada malam hari, lalu meninggal dunia pada malam itu, maka ia masuk surga. Dan barang siapa yang membacanya pada siang hari, lalu ia meninggal dunia, maka ia masuk surga.”
Yuk Bagikan Artikel ini,semoga menjadi KEBAIKAN bagi kita bersama..
Yaa ALLAH.. Mudahkanlah urusan orang yang Membaca status ini.. Dekatkanlah Rezekinya, Sehatkanlah jiwa raganya dan Mudahkanlah jodohnya untuk orang yang nge-Like dan nge-share Status Ini..
Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin..
Klik SUKA dan komentar AAMIIN
lalu BAGIKAN dengan Ikhlas.

Sumber: Nanang Raihan




Baca juga 
SPESIALIS PASANG ANTENA PARABOLA, CCTV & PENANGKAL PETIR JABODETABEK

Parabola CCTV Penangkal Petir-Jasa Pasang Iklan Pamulang



Incoming Search Terms: Jika Meninggal Setelah Baca Ini Maka Masuk Surga, Jasa Pasang Iklan Pamulang  
=== oOo ===


                    
BACA SELENGKAPNYA - Jika Meninggal Setelah Baca Ini Maka Masuk Surga